Temnodontosaurus

Megalodon

Mobil James Bond bakal Disulap Jadi Mobil Selam Sungguhan

XL Bidik 40 Persen Pelanggan Gunakan E-Channel

Idm 6.17 Full Version Download With Patch 100% working.

Showing posts with label Dangerous Fish. Show all posts
Showing posts with label Dangerous Fish. Show all posts

Friday, November 22, 2013

Hiu Goblin dari teluk Tokyo


Edwardchristhoper.blogspot.com- Kali ini saya memberi info tentang hiu goblin, hiu ini adalah hiu yang paling didunia, inilah sekilas info dibawah.
 
Pada 25 Januari 2007, seekor hiu goblin yang langka tertangkap oleh nelayan di teluk Tokyo. Fosil hidup ini mati 2 hari kemudian. Dengan kepala aneh dan sederet gigi yang menakutkan, ikan ini telah menarik perhatian para ilmuwan dari seluruh dunia. Inilah sejarah singkat hiu purba yang misterius ini.



Hanya sedikit yang yang bisa diketahui dari monster ini yang biasanya hanya tinggal di dasar samudera. Hiu Goblin yang bernama ilmiah Mitsukurina owstoni adalah seekor hiu purba yang sebelumnya dianggap telah punah. Ia dapat segera dikenali dari bentuk kepalanya yang memiliki tonjolan panjang keluar dari bagian dahi. Selain itu sederet gigi yang menakutkan menghiasi mulutnya. Hiu Goblin juga dapat bertumbuh hingga panjang 3,3 meter dan berat 159 kg.


Umumnya Hiu ini hanya ditemukan di laut dalam, jauh dibawah sorotan cahaya matahari, lebih dari 200 meter dibawah permukaan laut. Mereka dapat ditemukan di perairan di seluruh dunia, dari Australia hingga teluk Meksiko. Namun orang-orang mengenal mereka terutama dari perairan Jepang, tempat dimana sains modern menemukan mereka untuk pertama kalinya.

Penemuan pertama hiu ini dapat dilacak hingga tahun 1898, ketika seekor spesimen tertangkap di laut Sagami, dekat Yokohama, Jepang. Diperkirakan ada sekitar 24 spesies yang berhubungan dengan hiu ini. Nama ilmiahnya yang berbau Jepang, Mitsukurina owstoni, diberikan pertama kali oleh David Jordan yang menerima spesimen pertama ikan ini dari seorang zoologist Uiversitas Tokyo bernama Kakichi Mitsukuri. Sedangkan nama owstoni berupa penghormatan terhadap seorang kolektor makhluk liar bernama Alan Owston yang juga memperoleh ikan ini dari seorang nelayan Jepang.
 
Sumber :http://xfile-enigma.blogspot.com

Wednesday, November 20, 2013

MEGALODON video ( Full Documentry )

Bagi anda yg pencinta Sang raja laut terbesar di dunia, yaitu MEGALODON, maka kalian pasti akan milihat video berikut ini.
Mungkin lebih baik anda mendownload video ini saja dengan IDM, karena lebih enak lihat tanpa menggunakan internet, y jadi suka arti anda mau lihat di blog atau download itu pilihan anda.

30 Fakta Unik & Menarik tentang Hiu yang Perlu Diketahui

Hiu memiliki reputasi yang menakutkan sebagai pemburu manusia.
Namun, lebih banyak orang yang mati karena kejatuhan buah kelapa daripada dibunuh oleh hiu.
Berikut adalah 30 informasi menarik yang bisa Anda ketahui tentang hiu.
1. Hiu telah telah menghuni dan menjelajah perairan selama lebih dari 400 juta tahun.
2. Ada banyak jenis hiu. Beberapa yang paling terkenal diantaranya adalah:
  • Hiu banteng (Bull shark)
  • Hiu putih besar (Great White shark)
  • Hiu kepala martil (Hammerhead shark)
  • Nurse shark
  • Hiu Sand Tiger
  • Hiu macan (Tiger shark)
  • Hiu paus (Whale shark)
3. Hiu paling besar yang pernah tercatat adalah hiu paus (whale shark), panjangnya mencapai 14 meter.
4. Hiu terkecil yang pernah tercatat adalah hiu Dwarf Lantern, panjangnya hanya 15,24 cm.
5. Hiu terberat yang pernah tercatat adalah hiu paus. Beratnya mencapai 13,6 ton.
6. Hiu Shortfin Mako adalah hiu tercepat di dunia.
7. Hiu muda makan gigi mereka sendiri saat mereka baru dilahirkan.
8. Semua hiu memiliki deretan gigi segitiga untuk membunuh mangsanya.
9. Sebagian besar hiu merupakan pemburu soliter. Hiu hanya akan bergabung dalam kelompok ketika musim kawin atau saat migrasi.
10. Di beberapa negara Asia, sirip hiu banyak dihidangkan sebagai sup. Hal ini membuat hiu banyak ditangkap sehingga membahayakan kelestariannya.
11. Hiu putih besar (great white shark) termasuk ke dalam keluarga hiu Makarel.
12. Hiu putih besar adalah hiu pemakan daging terbesar di dunia.
13. Hiu putih besar mampu melompat sampai 2 meter keluar dari air saat berburu mangsa.
14. Sekitar 48% mangsa yang diburu hiu putih besar berakhir dengan terbunuh dan menjadi santapan predator ini.
15. Hiu putih biasanya mengincar mangsa seperti anjing laut, singa laut, ikan, dan lumba-lumba kecil.
16. Seekor hiu putih betina mampu memiliki anak hingga sepuluh ek
17. Hiu putih dikenal sering menyerang manusia. Hal ini sering terjadi karena hiu puting menyangka manusia adalah anjing laut.
18. Hiu macan menyerang mangsanya dari bawah, dan menyeretnya ke bawah untuk menenggelamkan mangsa tersebut.
19. Hiu macan lebih suka menghuni perairan hangat dan asin.
20. Hiu macan memiliki punggung yang bergaris, yang berguna untuk kamuflase.
21. Seekor hiu macan betina bisa memiliki anak hingga delapan puluh dua ekor.
22. Pada tahun 1935, seekor hiu macan dibawa ke dalam penangkaran kebun binatang Australia. Keesokan harinya, hiu tersebut memuntahkan sebuah lengan bertato.
Diketahui kemudian, lengan tersebut adalah milik korban pembunuhan. Menggunakan DNA yang tersisa, polisi akhirnya menangkap si pembunuh.
23. Mata hiu kepala martil berada di kedua ujung “palu”nya.
24. Martil (palu) pada hiu kepala martil berfungsi melindungi hidung hiu.
25. Seekor hiu kepala martil betina dapat memiliki anak hingga empat puluh ekor.
26. Pada tahun 1974, Peter Benchley menerbitkan sebuah buku yang menceritakan tentang seekor hiu putih hiu besar yang meneror sebuah kota pantai kecil. Buku tersebut berjudul Jaws.
27. Pada tahun 1975, Steven Spielberg membuat film dari buku tersebut dengan judul yang sama yakni Jaws. Film ini memiliki empat sekuel.
28. Film Jaws mendulang sukses sehingga Universal Pictures membuka wahana pelayaran di lokasi syuting yaitu di Amity Harbour.
Orang-orang yang menaiki wahana di Amity Harbour akan melakukan pelayaran dan disimulasikan “diserang” oleh hiu putih besar seperti adegan dalam film.
29. Pada tahun 2003, Disney dan Pixar merilis film tentang seekor ikan badut (clownfish) yang terpisah dari ayahnya.
Dalam film tersebut terdapat tiga hiu yang mengatakan bahwa, “Ikan adalah teman, bukan makanan.”
Ketiga hiu tersebut adalah Anchor (seekor Scallop Hammerhead), Bruce (seekor Great White Shark), dan Chum (Hiu Shortfin Mako). Film ini berjudul Finding Nemo.
30. The San Jose Sharks adalah sebuah tim hoki es di California. Hanya inilah satu-satunya tim olahraga yang memakai nama “shark”.[]

Hiu Banteng












Hiu Putih 











Hiu kepala martil 











Nurse Shark












Hiu Sand Tiger











Hiu Macan











Hiu Paus









Hiu Dwarf Lantern













Hiu Shortfin Mako













Sumber : http://www.amazine.co

Wednesday, November 13, 2013

Little and Dangerous Fish

Pufferfish


Photo: Pufferfish
Pufferfish are poor swimmers, but can quickly ingest huge amounts of water to turn themselves into a virtually inedible ball several times their normal size.
Photograph by Chris Laughlin/Animals Animals-Earth Scenes

Map

Map: Pufferfish range Pufferfish Range

Fast Facts

Type:
Fish
Diet:
Carnivore
Size:
Up to 3 ft (1 m)
Group name:
School
Did you know?
Some predators, such as tiger sharks and sea snakes, are unbothered by the pufferfish’s natural toxins.
Size relative to a tea cup:
Illustration: Pufferfish compared with tea cup
Biologists think pufferfish, also known as blowfish, developed their famous “inflatability” because their slow, somewhat clumsy swimming style makes them vulnerable to predators. In lieu of escape, pufferfish use their highly elastic stomachs and the ability to quickly ingest huge amounts of water (and even air when necessary) to turn themselves into a virtually inedible ball several times their normal size. Some species also have spines on their skin to make them even less palatable.
A predator that manages to snag a puffer before it inflates won’t feel lucky for long. Almost all pufferfish contain tetrodotoxin, a substance that makes them foul tasting and often lethal to fish. To humans, tetrodotoxin is deadly, up to 1,200 times more poisonous than cyanide. There is enough toxin in one pufferfish to kill 30 adult humans, and there is no known antidote.
Amazingly, the meat of some pufferfish is considered a delicacy. Called fugu in Japan, it is extremely expensive and only prepared by trained, licensed chefs who know that one bad cut means almost certain death for a customer. In fact, many such deaths occur annually.
There are more than 120 species of pufferfish worldwide. Most are found in tropical and subtropical ocean waters, but some species live in brackish and even fresh water. They have long, tapered bodies with bulbous heads. Some wear wild markings and colors to advertise their toxicity, while others have more muted or cryptic coloring to blend in with their environment.
They range in size from the 1-inch-long (2.5-centimeter-long) dwarf or pygmy puffer to the freshwater giant puffer, which can grow to more than 2 feet (61 centimeters) in length. They are scaleless fish and usually have rough to spiky skin. All have four teeth that are fused together into a beak-like form.
The diet of the pufferfish includes mostly invertebrates and algae. Large specimens will even crack open and eat clams, mussels, and shellfish with their hard beaks. Poisonous puffers are believed to synthesize their deadly toxin from the bacteria in the animals they eat.
Some species of pufferfish are considered vulnerable due to pollution, habitat loss, and overfishing, but most populations are considered stable.

Anglerfish


Photo: A close-up of an anglerfish
Looking like something out of a science fiction movie, the anglerfish uses a natural lure to draw its next meal nearer.
Photograph by Bruce Robison/Corbis

Map

Map: Anglerfish range Anglerfish Range

Fast Facts

Type:
Fish
Diet:
Carnivore
Size:
8 in (20 cm) up to 3.3 ft (1 m)
Weight:
Up to 110 lbs (50 kg)
Group name:
School
Did you know?
The anglerfish's lighted lure glows with the help of millions of bioluminescent bacteria.
Size relative to a tea cup:
Illustration: Anglerfish compared with tea cup
The angry-looking deep sea anglerfish has a right to be cranky. It is quite possibly the ugliest animal on the planet, and it lives in what is easily Earth's most inhospitable habitat: the lonely, lightless bottom of the sea.
There are more than 200 species of anglerfish, most of which live in the murky depths of the Atlantic and Antarctic oceans, up to a mile below the surface, although some live in shallow, tropical environments. Generally dark gray to dark brown in color, they have huge heads and enormous crescent-shaped mouths filled with sharp, translucent teeth. Some angler fish can be quite large, reaching 3.3 feet (1 meter) in length. Most however are significantly smaller, often less than a foot.
Their most distinctive feature, worn only by females, is a piece of dorsal spine that protrudes above their mouths like a fishing pole—hence their name. Tipped with a lure of luminous flesh this built-in rod baits prey close enough to be snatched. Their mouths are so big and their bodies so pliable, they can actually swallow prey up to twice their own size.
The male, which is significantly smaller than the female, has no need for such an adaptation. In lieu of continually seeking the vast abyss for a female, it has evolved into a permanent parasitic mate. When a young, free-swimming male angler encounters a female, he latches onto her with his sharp teeth. Over time, the male physically fuses with the female, connecting to her skin and bloodstream and losing his eyes and all his internal organs except the testes. A female will carry six or more males on her body.

Source : http://www.nationalgeographic.com/

Sunday, November 3, 2013

Binatang Laut Yang Paling Berbahaya Di Dunia

Binatang Laut Yang Paling Berbahaya Di Dunia


Berenang adalah salah satu olahraga sehat yang dapat Anda lakukan. Tapi tidak di laut terbuka. Lebih baik mencari kolam renang atau tetap dekat ke pantai ketika Anda ingin berenang.

Seperti Kita tahu bahwa laut adalah tempat yang menarik sementara itu juga merupakan tempat berbahaya serta ada banyak hewan berbahaya yang hidup di laut. Kita harus berhati-hati saat menikmati laut, terutama ketika menyelam di laut. Berikut adalah hewan paling berbahaya di laut dimana kita harus berhati-hati dengan mereka

Sea Snake (Ular Laut)

Ular Laut

Ketakutan dasar manusia pada ular menempatkan spesies ini pada daftar hewan laut berbahaya. Namun dalam kenyataannya ular laut ini hidup tersembunyi di laut dan tidak terlalu mengancam kehidupan manusia. Namun, bisa ular memiliki racun menakutkan. Dalam satu gigitan, bisa ular ini mampu melumpuhkan mangsa dan membunuhnya dalam hitungan detik.

Box Jellyfish

Box Jellyfish, Ubur-ubur

Ini hewan yang berbentuk seperti jelly yang sangat berbahaya. Dalam setiap tentakel ubur-ubur spesies di Australia ini terdapat cukup racun untuk membunuh 60 orang. Bukan hanya itu, racun mematikan bekerja dalam kecepatan yang mengerikan. Hanya tiga menit dan kehidupan manusia bisa terbang. Ada juga spesies ubur-ubur dari Portugal yang kabarnya sengatannya seperti sambaran petir.

Puffer Fish

Puffer FishPuffer Fish
Photo Puffer Fish by Brocken Inaglory CC BY-SA - Waterbaloon by Tanaka Juuyoh CC BY
Racun mematikan yang disebut Tetrodotoxin (TTX) terkandung dalam ikan bertubuh gemuk ini. Racunnya lebih kuat daripada cyanide, mengakibatkan seseorang kesulitan dalam bernapas sebelum menyebabkan kematian. Bagian aneh adalah sejumlah koki profesional di Jepang memisahkan daging ikan dari racun sehingga dapat dikonsumsi sebagai makanan, maka berhati-hatilah.

Lion Fish (Ikan Singa)

Lion Fish, Ikan Singa

Menjadi ikan favorit untuk akuarium, ikan berduri ini terkenal dengan duri beracun. Meskipun tidak terlalu mematikan pada manusia, racun dapat menyebabkan sakit kepala, muntah, dan masalah pernapasan. Menurut beberapa laporan, gejala-gejala ini berlangsung selama beberapa minggu.

Saltwater Crocodile (Buaya Air Asin)

Saltwater Crocodile, Buaya Air Asin

Buaya air asin ini memiliki reputasi sebagai salah satu predator paling ganas di dunia. Hewan ini dapat tumbuh hingga lebih dari enam meter dan berat 1500 kilogram. Buaya Ini memiliki berbagai mangsa, termasuk monyet, kanguru, kerbau, hiu, dan bahkan manusia. Dengan menggunakan kekuatan besar, buaya air asin menggigit memutar di dalam air untuk melumpuhkan mangsanya dan kemudian memakannya.

Stingray Fish (Ikan Pari)

Stingray Fish, Ikan Pari
Photo by Adamantiaf CC BY-SA

Hewan ini menjadi perhatian dunia sejak kematian tragis seorang ahli biologi dan sejumlah "Crocodile Hunter". Ekor ikan pari yang berbentuk seperti tombak dan mengandung racun yang bisa menusuk dan membuat gagal jantung.

Sea Eel (Belut Laut)

Sea Eel, Belut Laut

Gigitan yang kuat dari gigi tajam belut laut dapat menyebabkan cedera serius rentan terhadap infeksi dari mulut hewan primitif ini. Belut sering bersembunyi di celah-celah dan lubang di terumbu selama siang hari dan berburu makanan di malam hari. Ahli kelautan menyarankan penyelam untuk menjaga tangan dari celah atau lubang untuk menghindari serangan. Satu hal lagi, jangan pernah memberi makan hewan-hewan atau bisa diserang.

Tiger Shark (Hiu Macan)

Tiger Shark, Hiu Macan

Hiu ini makan semuanya. Tidak peduli itu adalah ikan, burung, cumi-cumi, hiu kecil, lumba-lumba, dan bahkan ban mobil akan dimakan oleh ikan yang bergigi tajam ini. Menurut para ahli, banyak hiu ini hidup di daerah tropis. Ikan ini dapat tumbuh sampai lima meter dan berat sekitar satu ton.

Stone Fish (Ikan Batu)
Stone Fish, Ikan Batu

Ada dua alasan mengapa ikan ini terdaftar sebagai hewan yang berbahaya. Pertama, ini adalah ikan dunia yang paling beracun. Kedua, ikan batu berbentuk baik dalam kamuflase. Meskipun ikan ini pasif jarang menyerang, jangan pernah menginjakan kaki di atasnya. Toksin dari ikan ini dapat menyebabkan kelumpuhan sementara dan mungkin saja kematian jika tidak segera diberikan perawatan.

Sumber : http://www.aura-ilmu.com

Saturday, November 2, 2013

10 Ikan Prasejarah yang Masih Hidup Sampai Sekarang

10 Ikan Prasejarah yang Masih Hidup Sampai Sekarang

10. Hagfish
Menurut catatan, hagfish telah ada selama lebih dari 300 juta tahun. Ditemukan di perairan yang relatif dalam, binatang ini kadang-kadang disebut lendir belut, tetapi mereka sebenarnya bukan belut, dan sebenarnya mereka bahkan tidak mirip ikan sama sekali. Menurut beberapa ilmuwan, mereka adalah hewan yang sangat aneh dalam semua hal, mereka memiliki tengkorak tetapi tidak memiliki tulang belakang, dan mereka memiliki dua otak. Hampir buta, mereka makan di malam hari mereka memakan bangkai hewan besar (ikan, paus dll) yang jatuh ke dasar laut.
9. Lancetfish
Lancetfish dikenal sebagai ikan yang sudah ada pada zaman prasejarah, gigi yang tampak keluar dan tajam pada rahang dan sirip pada punggungnya. Panjang Lancetfish Sampai dua meter, predator ini ditemukan di semua samudra kecuali untuk daerah kutub, Lancetfish memakan ikan kecil dan cumi-cumi, dan Lancetfish juga memakan ikan-ikan besar.
8. Arwana
Osteoglossids(Arwana), ikan ini sudah ada pada periode Jurassic. Hari ini, mereka ditemukan di Amazon, dan di beberapa bagian Afrika, Asia dan Australia. Kadang-kadang disimpan sebagai hewan peliharaan eksotis. Arwana adalah ikan yang memakan binatang kecil dan cacing yang mereka bisa dapatkan, termasuk burung dan kelelawar yang mereka tangkap saat terbang, Arwana juga dapat melompat hingga 2 meter Ke udara . Di Cina, Arwana dikenal sebagai “ikan-naga” karena penampilan mereka, dan mereka dianggap pertanda nasib baik.
7. Frilled Shark
Ini predator laut dalam, salah satu hiu yang paling primitif hidup pada zaman sekarang, adalah peninggalan dari periode Cretaceous, hiu berjumbai dapat tumbuh hingga 2 meter (Ukuran Hiu perempuan lebih besar daripada hiu laki-laki) dan mereka tinggal di perairan dalam, di mana sebagian besar mereka makan cumi-cumi. Mereka tidak berbahaya bagi manusia, dan Sebenarnya, hiu menghabiskan seluruh hidup mereka tanpa melihat manusia karena mereka tinggal di laut dalam. Hanya spesimen yang sudah mati biasanya terlihat di permukaan dan dicatat oleh nelayan atau ilmuwan.
6. Sturgeon
Sturgeon sudah dikenal sebagai salah satu sumber utama kaviar(telur ikan) karena penangkapan secara berlebihan, populasinya sedang terancam saat ini. Spesies sturgeon terbesar dapat tumbuh hingga 6 meter, yang sama besar dengan hiu putih, Sturgeon memakan binatang kecil dari dasar laut dan tidak menimbulkan bahaya bagi manusia, kecuali diprovokasi.
5. Arapaima
Sekilas ikan ini mirip dengan ikan arwana, Arapaima Amazon dianggap sebagai ikan air tawar terbesar di dunia. Menurut deskripsi awal, bisa tumbuh sampai sampai 4,5 meter, tapi hingga saat ini, Arapaima besar seperti ini jarang ditemukan dan arapaimas paling dewasa rata-rata berukuran 2 meter. Arapaima memakan ikan kecil, krustasea dan apa pun hewan yang kecil bisa masuk ke dalam mulut mereka. Salah satu ciri menarik dari ikan ini adalah menghirup oksigen dari udara agar bertahan hidup. Arapaimas tidak menimbulkan bahaya bagi manusia dan sering diburu untuk diambil dagingnya, sayangnya Arapaima sangat langka saat ini.
4. Sawfish
Hewan ini adalah korban dari periode Cretaceous, dan dapat ditemukan baik di laut atau di sungai pada kedalaman 100 km dengan panjang 7 meter, ikan ini terlihat seperti ikan hiu dengan mulut yang menyerupai gergaji mesin, namun sawfish bukan termasuk di dalam spesies ikan hiu hanya mirip. Sawfish itu sebenarnya bukan ras hiu, melainkan termasuk ras ikan pari, dari bentuk bawah badannya yang berbentuk datar, tidak seperti hiu yang bagian bawahnya yang lebih ramping berbentuk streamline yang memudahkan hiu untuk berenang dengan cepat di air, dan sawfish mempunyai mulut kecil yang sejajar dengan tubuh bagian bawahnya yang menyatu dengan tubuhnya. Sawfish juga punya sirip depan yang sejajar dengan bagian bawahnya.
3. Alligator Gar
Ini predator bersisik tebal yang ditemukan di AS selatan, utara dan timur Meksiko, menjadi ikan air tawar terbesar di Amerika Utara. Alligator Gar dapat tumbuh hingga 4 meter dan berat sampai 200 kg. Alligator Gar yang disebut demikian karena penampilan mereka mirip reptil buaya dan rahang yang panjang, memiliki 2 sisi gigi yang tajam. Alligator Gar adalah predator yang rakus dan telah dikenal berbahaya untuk manusia, meskipun belum dikonfirmasi kematian karena Alligator Gar telah dicatat sampai saat ini. Gar adalah salah satu dari ikan tertua yang hidup saat ini.
2. Polypterus Senegalus
Ikan Africa ini sering disebut “belut dinosaurus”, karena penampilan mereka dan sirip punggung bergerigi. Mereka sebenarnya bukan belut, tetapi anggota keluarga Bichirs. Meskipun sering dijual sebagai hewan peliharaan eksotis “belut dinosaurus”, mereka dapat bertahan keluar dari air untuk jangka waktu yang lama selama kulit mereka tetap basah.
1. Coelacanth
Coelacanth adalah yang paling terkenal dari semua “fosil hidup” dan pantas menjadi # 1 dalam daftar ini, karena ini adalah contoh terbaik dari sebuah takson Lazarus, ini adalah binatang yang seharusnya lama punah dan tak terduga ditemukan masih hidup hingga sekarang. Ikan ini seharusnya telah punah pada periode Cretaceous, bersama dengan dinosaurus, tetapi pada tahun 1938, sebuah spesimen hidup tertangkap di Afrika Selatan. Sejak itu, spesimen telah dilihat dan difoto, dan spesies Coelacanth kedua bahkan ditemukan di Indonesia pada tahun 1999. Ikan ini adalah predator besar, panjangnya 2 meter, mereka memakan ikan yang kecil, termasuk hiu kecil, dan biasanya ditemukan di laut dalam perairan gelap.

Sumber : http://www.beritaunik.net

MEGALODON !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

MEGALODON !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!







Megalodon menurut bangsa yunani artinya gigi besar, megalodon itu sebutan buat hiu raksasa yang konon hidup di masa prasejarah kira-kira 1,5 juta taun yang lalu.

Paleontologis menyimpulkan kalo megalodon itu predator terbesar dan terkuat sepanjang sejarah. Dengan panjang sekitar 20 meter, megalodon bisa ngebalik kapal ukuran sedang cuma pake senggolan. Karekteristiknya ga beda jauh sama hiu, megalodon juga disebut rajanya hiu.. konon megalodon bisa memangsa tyranosaurus.

Ilmuwan swiss, Louis Agassiz yang ngasih nama megalodon ke hiu ini pada 1835. Megalodon sendiri kependekan dari carcharodon megalodon. Dia yang nemuin kalo fosil gigi megalodon sama persis sama hiu putih jaman sekarang. Fosil giginya megalodon kira-kira sepanjang 18 cm (7,1 inci) dan gigitannya 10 kali lebih kuat dibanding hiu putih, bayangin deh kalo kegigit.. Hii..

Oia, katanya sebelum megalodon ditemukan orang jaman dulu ngira kalo gigi megalodon itu gigi monster ato gigi naga.

Fosil megalodon ditemuin di tempat-tempat yang berbeda, di amerika utara, selatan, selandia baru, jepang, afrika, malta dan india. Fosilnya utuhnya belum pernah ditemuin, fosil-fosil yang ada sekarang cuma rekontruksi dari tulang belulang hiu putih. Louis Agassiz sendiri baru berhasil merekontruksi fosil megalodon pada 1843.












Pertanyaan yang sering muncul tentu aja, Apakah megalodon masih idup sampe sekarang? Para ahli sendiri ga nyimpulin kalo megalodon tu masih idup, tapi juga ga nyangkal kalo dia mungkin masih eksis.

Kalo megalodon masih idup dan ga pernah keliatan ma manusia sih wajar aja, dengan gede yang nyaingin dan bahkan ngelebihin paus, megalodon butuh perairan yang dalam buat bisa berenang bebas, dan kita, yang cuma bisa liat dari kapal ga bakal bisa ngeliat, jalur pelayaran sedikit banyak emang dirancang buat nyusuri daratan dan ngejauhin laut dalam. Liat perbandingan gedenya megalodon ma hiu dan manusia.

Sumber : http://adityaaqbari.blogspot.com